Sikapi Maraknya Wabah DBD, Diskes Jangan Tunggu Laporan

No comment 50 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau salah satunya membidangi masalah kesehatan masyarakat, Husaimi Hamidi menyayangkan maraknya penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) yang terjadi saat ini di Provinsi Riau. Dinas Kesehatan (Diskes) diminta untuk tidak menunggu laporan lagi dari masyarakat untuk bertindak.

"Kita minta Diskes untuk turun lapangan tidak lagi hanya menerima laporan baru bertindak. Lakukan berbagai upaya dalam mengatasi, apakah lakukan fogging atau bagaimananya. Sehingga kejadian dapat diatasi dan ancaman DBD tidak lebih berkembang apalagi sampai makan korban," sebutnya, Senin (04/02) saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Pertina Kota Payakumbuh, Utus Tiga Atlet Tinju Ikuti Bupati Sijunjung Cup II 2019

Disampaikan juga oleh politisi PPP ini, karena sudah marak seperti saat ini, masyarakat jangan lagi 'dipersulit' dengan harus melapor dulu baru bertindak. Tapi bagaimana OPD terkait yang lebih pro aktif turun ke lapangan dengan melakukan apa yang mesti dilakukan dalam membantu nasyarakat mengatasi keadaan. "Mereka dari Diskeskan lebih tahu apa yang mesti dilakukan," tambahnya.

Sebagaimana diberitakan, data dari Diskes Riau per 1 Februari 2019 terdapat 263 kasus DBD di Riau. Kabupaten/Kota yang banyak terjanagkit adakah Indragiri Hulu (Inhu) mencapai 73 kasus, Bengkalis 41 kasus, Pekanbaru 35 kasus, Siak 26 kasus, Dumai 23 kasus, Kuansing 15 kasus, Kampar 13 kasus, Pelalawan 12 kasus, Rokan Hulu 10 kasus, Rokan hilir (Rohil) dan Indragiri Hilir (Inhil) 6 kasus, dan Meranti 3 kasus. Sedangkan korban meninggal dunia ada dua kasus di Dumai dan Inhu. (wan)