Seluruh Tender DAK Pemprov Riau Diyakini Tuntas Sebelum 21 Juli


banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan proses lelang dan tender Dana Alokasi Khusus (DAK) di Pemprov akan tuntas sebelum 21 Juli 2018. Diharapkan pencairan tahap pertama juga bisa mencapai 25 persen.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau, Indra mengaku optimis tahun ini tidak akan ada kegiatan yang tertunda. Ia sendiri memastikan sebelum tanggal 21 Juli, proses lelang dan tender di Pemprov tuntas. Sehingga bisa dilakukan pencairan tahap pertama sebesar 25 persen.

Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf Nomor Urut 1, Prabowo-Sandi 2

Indra juga mengungkapkan kalau Pemprov Riau tengah 'mengencangkan ikat pinggang' lantaran dibayang-bayangi rasionalisasi anggaran. Saat ini, Pemprov Riau sendiri tengah mengejar target realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) supaya tidak menjadi penghambat dan membebani APBD dikemudian hari.

"Jumlah DAK yang diperuntukkan bagi sepuluh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Riau, ada sekitar Rp189 miliar," kata Indra di Pekanbaru, dilansir goriau.com, Rabu (11/7/2018).

Adapun sepuluh OPD yang dimaksud, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, RSUD Petala Bumi, RSJ Tampan, RSUD Arifin Achmad, Dinas PUPR, Dinas LHK, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Dinas ESDM.

"Memang masih ada satu OPD yang kegiatannya masih berproses di ULP, kemungkinan akhir pekan ini selesai. Setelah itu baru akan dilakukan lelang cepat dan tanggal 21 Juli itu diusahakan bisa selesai," urainya.

Berkaca dari tahun lalu, lanjut Indra, APBD Riau yang sedang kekeringan pernah terbebani karena ada satu OPD yang tidak bisa menyelesaikan kegiatan DAK, yakni Dinas ESDM.

"Saat ini kami sedang dibayangi rasionalisasi karena APBD masih kurang. Sementara kalau kegiatan DAK tidak tuntas, maka akan dibebankan kepada APBD daerah. Tentu ini akan menambah beban baru," tandasnya. (wan)