Ribuan Ikan Mati, Sekcam Pusako Tinjau Perairan Sungai Siak di Kampung Benayah


banner 160x600
Women face

PUSAKO (WNC) - Matinya ribuan ikan di perairan Sungai Siak, Dusun III Mekarsari, Kampung Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak mendapat perhatian serius Camat Pusako Andi Putra SSTP MSi. Seketika mendapat laporan tersebut, ditugaskanlah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pusako Wahyudi SSTP untuk meninjau lokasi matinya ribuan ikan, Kamis (31/5/2018).

"Kita langsung turun ke lokasi untuk mengecek dan mengambil sampel air sungai yang nantinya akan kita bawa ke Dinas Kesehatan untuk cek laboratorium, apakah air mengandung zat kimia dari perusahaan atau tidak," ujar Wahyudi SSTP.

Baca Juga: PA 212 Kutuk Aksi Banser NU Bakar Bendera Tauhid

Informasi yang diperoleh Wahyudi dari masyarakat setempat, diduga penyebab kematian ikan di RT 02/RW 03 Dusun III Mekarsari, Kampung Benayah Kecamatan Pusako berasal dari limbah salah satu perusahaan terbesar, yang disebut-sebut masyarakat nelayan dari PT Indah Kiat.

"Sampel air sungai yang diambil akan kita bawa ke Dinas Kesehatan untuk dicek laboratorium, apakah air itu mengandung zat kimia dari perusahaan atau tidak, untuk itu kita cek," ujar Wahyudi.

Sekcam pun meminta kepada para nelayan untuk mendata nama-nama nelayan di dusun ini untuuk didata. Supaya nantinya di tahun 2019 akan kita referensi pengajuan ke Dinas Peternakan dan Kelautan. "Kami upayakan tahun depan pompong untuk nelayan dan peralatan sebagainya untuk para nelayan berapa orang nelayan kita semua di dusun ini didata. Antarkan data itu ke kantor kecamatan," pinta Sekcam sembari menambahkan, apa yang menjadi hambatan bagi nelayan di Kampung Benayah ini menjadi tanggung jawabnya.

Salah seorang nelayan Ridwan Kanedi menyampaikan rasa terima kasihya kepada pemerintah kecamatan yang mau datang dan turun ke kampung kami ini. Selama ini, diakuinya tidak pernah Sekcam mau turun ke lokasi. Didepan Sekcam, ia menyampaikan keluh kesahnya juga terkait ikan yang mati di sungai itu. Selain itu, juga pompong yang ada sudah lapuk
"Mudah mudahan apa yang disampaikan Sekcam dapat membantu kami selaku nelayan di Kampung Benayah ini, mudah-mudahan dimurahkan rezekinya," harap Ridwan di hadapan Sekcam.

Sementara itu, Ketua nelayan Dusun III Mekarsari Kampung Benayah Akiruddin mengatakan, anggota nelayan di Dusun III Mekarsari Kampung Benayah ada sebanyak 10 orang. Umumnya nelayan penangkap ikan dahulu sudah didata di kecamatan, tetapi sampai sekarang belum ada beritanya.

"Jadi kami berharap kepada Pak Sekcam jika memang ingin membantu kami, Alhamdulillah, dengan senang hati kami pak. Dulunya memang kami dapat bantuan dari Dinas Kelautan berupa jaring belat dan perahu sampan. Tapi sekarang sampan anggota kita sudah pada bocor dan lapuk," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah nelayan di RT 02/RW03 Dusun Mekarsari Kampung Benayah Hulu, Kecamatan Pusako Kabupaten Siak mengeluhkan banyaknya ikan yang mati di perairan Sungai Siak. Kematian ikan ini mereka duga akibat keracunan limbah yang berasal dari perusahaan PT Indah Kiat. Ikan-ikan yang mati di perairan Sungai Siak ini mulai dari anak ikan sampai ikan yang besar. (adi)