Eggy Sudjana Serahkan SK ke RN-PAS

Relawan Prabowo Sandi di Riau Diminta Berpolitik Santun

No comment 45 views

banner 160x600
Women face

JAKARTA (WNC) - Ketua Umum RN PAS, Eggy Sudjana juga meminta agar relawan Prabowo- Sandi seluruh Indonesia termasuk di Riau, lebih mengedepankan politik santun dan menghindari saling hujat sesama anak bangsa.

Pesan itu disampaikan Ketua Umum Relawan Nasional Prabowo Sandi Eggy Sudjana saat menyerahkan SK ke RN PAS Riau, Senin (10/9/2018).

Baca Juga: Tolak Diberhentikan, Honorer Demo Kantor Bupati Rohil

"Pesan saya untuk relawan Prabowo Sandi, jangan lagi menghina sesama bangsa. Hentikan sebutan cebong dan kampret," ujar Eggy usai menyerahkan SK, Senin (10/9/2018) di Jakarta.

Pasalnya kata Eggy tim relawan Prabowo Sandi tidak boleh melakukan penghinaan terhadap siapapu, baik yang muslim maupun non muslim.

"Stop, siapapun dan apapaun agamanya, jangan menghina. Semua hamba Allah. Sesama manusia harus dihormati, kita gak boleh sebut mereka cebong, dan mereka juga jangan lagi menyebut kampret. Intinya selesai," paparnya.

Dasarnya kata Eggy, ada dalam Al Quran surat Al Hujarat ayat 11. "Silahkan dikutip ayatnya, pahami maknanya. Intinya jangan lagi ada hinaan-hinaan apalagi menyinggung sara," tegasnya.

Riketahui, Tim Relawan Nasional Prabowo-Sandi (RN PAS) Riau, resmi mengantongi SK dari RN PAS Pusat. SK tersebut ditandatangani Ketua Umum RN PAS Eggy Sudjana dan diserahkan langsung oleh Sekjen RN PAS, Muhidin Jalih atau yang akrab disebut Jali Pitung ke Ketua RN PAS Riau, Amir Hamzah.

Dalam penyerahan SK tersebut, Eggy Sudjana meminta, agar Tim Relawan Nasional Prabowo-Sandi Riau, bisa merebut simpati dan suara masyarakat di "Bumi Lancang Kuning".

"Target kita adalah 65 persen dari sekitar dua juta pemilih di Riau. Syukur-syukur bisa lebih. Apalagi pasca insiden persekusi Neno Warisman, sedikit banyak telah membantu kita itu," ujar Eggy usai menyerahkan SK.

"Jika Neno waktu itu datang dan diterima baik-baik, mungkin efeknya gak sedahsyat sekarang. Tanpa disadari persekusi itu ibarat endorse yang membantu kita," timpalnya.

Target 65 persen suara untuk Prabowo-Sandi di Riau kata dia, bukanlah target yang tidak masuk akal. Pasalnya kata dia, Riau dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, sampai saat ini belum bisa dirasakan oleh masyarakatnya.

"Riau itu Provinsi kaya raya. Atas bawah minyak, di bawah ada minyak BBM, di atas ada kelapa sawit. Belum lagi kekayaan lautnya, karetnya dan lain-lain. Provinsi se kaya Riau, tapi lihat, masyarakatnya masih banyak yang berada pada level miskin. Saya sering melihat, masih banyak justeru rakyat yang susah, rumah masih panggung-panggung, ini siapa yang menikmati kekayaan alam Riau itu," paparnya.

Kebosanan akan janji-janji pemerintah saat ini kata Eggy, secara otomatis membuat warga ingin perubahan. Keinginan masyarakat untuk mengganti presiden di 2019 di Riau sangat tinggi. Dari situlah kata dia, Tim Relawan Prabowo-Sandi harus bisa merangkul masyarakat itu.

"Ini yang harus dilakukan pak Amir Hamzah dkk. Kalau bukan dari masyarakat Riau sendiri yang merebutnya ya siapalagi?," tanya Eggy.

Untuk itu kata Eggy, Tim Relawan Nasional Prabowo-Sandi Riau yang sudah diberikan mandat dari pusat. Harus menjalankan program-programnya dengan tiga syarat. Pertama kata dia, harus memiliki beberapa inovasi, kemudian kedua inisiatif dan ketiga kreatif.

"Dengan tiga syarat di atas, percayalah donatur pasti akan datang sendiri. Ciptakan inovasi-inovasi baru untuk membangun bangsa ini. Kemudian buatlah kampanye se kreatif mungkin," tandasnya.

Masih kata Eggy, relawan ini tidak bisa hanya dilihat kalau calon yang didukung sudah menang saja. Tapi kata dia, setelah jadi pun, relawan juga punya tugas untuk mengawal jalannya roda pemerintahan.

"Perlu diingat sekali lagi, dukungan Prabowo- Sandi semakin kuat di sana. Persepsi sudah terbangun. Dengan cara persekusi terhadap Neno, itu bomerang bagi meraka (lawan Prabowo)," tukasnya.

"Pesan terakhir saya, untuk Amir Hamzah dkk tolong dengar, kalau kita ingin merubah nasib, di sana itu ya yang merubah harus rakyat Riau sendiri. Riau itu Provinsi kaya lho. Nah kalau gak gerak. Ya yang salah relawannya nih. Jadi Jelas target kita ada tiga, pertama di internal kita, kemudian target 65 persen, ketiga merubah nasib," katanya.

Hal ini kata Eggy, sesuai pasal 33 ayat 3 yang berbunyi, bumi air dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya untuk semakmur makmur rakyat. Dan dikuasai oleh negara.

"Dan Untuk persepektifnya negara di Riau adalah pemda. Jadi negara dapat berapa, rakyat dapat berapa, ini harus jelas," pungkasnya.

Hadir dalam penyerahan SK tersebut, Sekjen GL Pro 08, Jali Pitung. Sementara dari Riau, hadir Ketua GRN Prabowo-Sandi Amir Hamzah, Wakil Ketua ND Pane, Sekjen Masril, Wasekjen Indra Utama, Bendahara Fitri dan pendamping RN PAS, Elidanetti.

Dilansir goriau.com, Wakil Ketua RN PAS Riau ND Pane mengatakan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga menyerahkan draft struktur kepengurusan RN PAS Riau.

"Setelah kita presentasikan, mulai dari visi misi dan struktur organisasi, ternyata pihak GN PAS Pusat sangat setuju. Artinya, kita akan langsung di bawah komando GN PAS Pusat," ujar ND Pane.

"Intinya program yang kita ajukan disetujui dan didukung penuh. Bahkan Panglima RN PAS yang juga Presiden GL Pro 08 Jimy Ck, SE, sangat mengapresiasi," tandasnya.

Kesepakatan lainya kata Pane, pada tanggal 28 September 2018 mendatang, kepengurusan RN PAS Riau akan segera dilatik oleh pusat. "Jadi dalam waktu dua atau tiga hari ini, RN Pusat melalui pak Egi Sujana akan memberikan SK dan kita akan segera dilantik. InsyaAllah 28 September," urainya. (wan)