Rasionalisasi APBD Riau 2018 Capai Rp1,3 Triliun

No comment 34 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebelum cuti Lebaran telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2017 kepada DPRD Provinsi Riau. Laporan yang disampaikan tersebut akan dibahas oleh Badan Anggaran DPRD bersama TAPD Pemprov Riau.

Laporan tersebut akan dijadikan dasar bagi DPRD untuk melakukan rasionalisasi anggaran.

Baca Juga: KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

Seperti yang disampaikan Plh Sekdaprov Riau, Masperi, usai penyerahan laporan ke Dewan beberapa hari lalu bahwa pihaknya menyampaikan hasil perhitungan silpa APBD 2017 sebanyak Rp58 miliar. Jumlah tersebut akan dikaji dan dibahas oleh DPRD untuk disetujui.

"Kalau disetujui, maka akan ada rasionalisasi sebesar perkiraan Silpa sebesar Rp1,3 triliun akan dikurangi Silpa hasil perhitungan nanti," ujar Masperi, seperti dilansir goriau.com.

Perkiraan sebelumnya pada saat pembahasan APBD 2018, Silpa sebanyak Rp1,3 triliun tersebut dimasukkan ke APBD tahun ini. Namun setelah dilakukan perhitungan, teryata yang tersisa dari anggaran 2017 lalu hanya Rp58 miliar. Oleh sebab itu perlu adanya rasionalisasi pada anggaran tahun ini untuk disesuaikan.

Baca juga : Penghulu Buantan Lestari Sadeli Berbagi Sembako

"Rasionalisasi akan dilakukan sesuai perhitungan kita bersama nanti," sebut Masperi.

Sementata itu, Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman atau kerap disapa Dedet mengatakan bahwa rasionalisasi ini menjadi kerja keras bagi pihaknya. Karena jumlah yang dikurangi cukup banyak dan harus diambil dari berbagai kegiatan.

"Kita harus teliti kegiatan per kegiatan yang bisa dirasionalisasi. Ini akan memakan waktu juga," kata Politisi Partai Demokrat ini.

Pembahasan laporan tersebut saat ini ditunda karena masa libur lebaran membuat aktivitas di DPRD libur. Setelah masuk nanti, pembahasan akan kembali dilakukan sebelum disepakatinya laporan Pemprov Riau tersebut. (wan)