PT BSP Diminta Tunaikan Kewajiban di Desa Sumber Jaya

No comment 46 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Anggota DPRD Provinsi Riau, Sayed Junaidi Rizaldi menegaskan, PT Bumi Siak Pusako (BSP) harus punya kewajiban terhadap masyakarat Sumber Jaya.

Hal ini diungkapkannya terkait Perda Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Selasa (15/1/2019).

Baca Juga: Pertina Kota Payakumbuh, Utus Tiga Atlet Tinju Ikuti Bupati Sijunjung Cup II 2019

“Jangan gaji dan kesejahteraan saja yang besar dan kegiatan proyek yang berlimpah serta kejar keuntungan, sementara masyarakat disekitarnya tidak dilihat,” kata Sayed yang juga mantan aktivis 98 ini dalam rangkaian sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2012.

Sayed yang dikenal dengan panggilan Pak Cik ini mencontohkan keberadaan Desa Sumber Jaya yang luput dari perhatian dan seperti dianaktirikan.

Diketahui PT Bumi Siak Pusako atau BSP adalah sebuah badan usaha milik daerah yang pertama dipercaya dan mendapat izin mengelola minyak dan gas dari pemerintah pusat sewaktu era Presiden Gusdur. Sebagai perusahaan daerah, BSP mestinya dapat memberi manfaat bagi Provinsi Riau terutama masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

“Nah yang terjadi di Desa Sumber Jaya, mereka sudah berkali kali bertemu dengan pihak BSP, namun yang didapat hanya janji-janji saja dan dicatat,” tegas Pak Cik.

Menurut Pak Cik, kegiatan sosialisasi Perda ini diperlukan agar perusahaan dan masyarakat memahami hak dan kewajibannya terkait hal-hal yang diatur dalam Perda ini. "Jika tidak mematuhi perda tersebut, akan ada semacam sanksi yang dikenakan,” pungkasnya. (wan)