Proyek Pasar Kampung Pusako Dinilai Tak Suai RAB, Warga Minta Diaudit


banner 160x600
Women face

PUSAKO (WNC) - Proyek Pembangunan pasar di Kampung Dusun Pusako, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak menjadi sorotan masyarakat. Sebab proyek anggaran APBN 2018 yang disebut sebut bernilai miliaran rupiah itu, tanpa ada plang merek proyek yang seharusnya diketahui masyarakat.

Pengamatan masyarakat, proyek pasar tersebut diduga tidak sesuai RAB-nya. Pasalnya, lapak pasar berupa vaping block dan bangunannya terkesan asal siap saja. "Pantauan di lapangan, terlihat bagunan pasar dan vaping block di pasar itu sudah ada sebagian yang tanggal," beber Rudi, salah seorang warga Pusako ini, kepada wartanesia.com.

Baca Juga: Pengusutan Kasus Laporan Edy Suryanto Belum Tuntas

Menurutnya, seharusnya kalau pembangunan pasar yang anggarannya segitu besar, harus ada konsultan. Sementara, proyek ini sudah masuk tahap ketiga.

"Sekarang sudah masuk tahap ketiga, namun juga belum selesai.
Sedangkan vaping blocknya juga sudah berpisah dengan pasir," ujar Rudi kecewa.

Karena itu, ia berharap kepada BPK dan pihak Inspektorat Siak untuk melakukan audit tentang pembangunan di Pasar Pusako itu. "Berapa besar anggaran yang sudah habis, karena masyarakat juga ingin tau berapa besar anggaran untuk membangun di pasar itu.kami minta dilakukan auditlah oleh BPK," pintanya.

Sementara itu, Kaur Pembangunan Desa/Kampung Pusako Irwan ketika dijumpai media ini di kediamannya Selasa (16/10/18) mengatakan, masalah pasar di Kampung Pusako itu, dananya belum keluar.

Sedangkan Penghulu Pusako Misrizal sudah habis masa jabatannya, SKnya belum ditanda tangani oleh Bupati Siak. "Kami juga semalam sudah mengirimi pesan lewat pesan SMS ke Bupati Siak  tentang SK Pj kampung itu.Kami berharap secepatnya diangkat SKnya oleh Bupati," pinta  Irwan ini.

Menyangkut tidak adanya plang merek proyek, Irwan mengatakan,kalau plang kegiatan itu biasanya desa yang membuat atau mengupah.

Sementara itu, mantan Penghulu Pusako Misrizal SSos saat ditanya media ini terkait pembangunan pasar di Kampung Pusako yang tidak gunakan plang kegiatan itu, dikatakannya dengan alasan
plang belum dicetak oleh pendampingnya.

"Sebelumnya, sudah saya minta buatkan," kata Misrizal, calon anggota DPRD Siak ini.

Sedangkan mengenai anggaran
untuk pembangunan pasar di Kampung Pudako itu, Misrizal mengaku lupa. Namun ia menawarkan masyarakat untuk melihat langsung informasi proyek tersebut di Kantor Desa. (adi)