Didominasi Sektor Pertanian, Perikanan dan Kehutanan

Pertumbuhan Kredit Perbankan Riau Meningkat

No comment 35 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Pertumbuhan kredit perbankan Riau secara tahunan meningkat di triwulan III 2018. Kredit perbankan pada triwulan III 2018 secara tahunan tercatat tumbuh sebesar 5,97% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,63% (yoy).

Ditinjau berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit perbankan Riau pada
triwulan laporan didominasi oleh sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan
dengan pangsa 20,21% dari total kredit. Sektor utama daerah lainnya yaitu
perdagangan, restoran, dan perhotelan juga memiliki pangsa kredit signifikan
sebesar 20,00%, disusul oleh sektor jasa sebesar 6,31%.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Siak MoU dengan PT RAPP

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Siti Astiyah dalam laporan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Riau Triwulan III Tahun 2018 mengatakan, peningkatan maupun perbaikan penyaluran kredit Riau di triwulan III 2018 terjadi pada sektor: (i) pertanian, (ii) perindustrian, dan (iii) listrik, gas, dan air.

"Penyumbang utama meningkatnya pertumbuhan kredit pada triwulan III 2018 adalah sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan, yang meskipun masih terkontraksi, namun membaik dari negatif 3,14% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi negatif 1,69%," ujar Siti Astiyah.

Perbaikan ini sejalan dengan membaiknya permintaan CPO dunia terutama dari Tiongkok dan India serta replanting yang dilakukan beberapa perusahaan dan petani swadaya seiring usia perkebunan yang menua di tengah harga CPO yang terkontraksi lebih dalam. Selain itu, meningkatnya pertumbuhan juga disumbang oleh penyaluran kredit ke sektor perindustrian dan listrik, gas, dan air.

Lebih lanjut Siti menyebutkan, kredit sektor perindustrian tumbuh meningkat sebesar 21,15% (yoy) pada triwulan laporan, dari 16,82% (yoy) pada triwulan II 2018. Begitu juga dengan sektor listrik, gas, dan air bersih, yang tumbuh meningkat sebesar 1,58% (yoy), membaik dari negatif 6,03% (yoy) pada triwulan II 2018. Peningkatan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi pada triwulan III 2018 tertahan oleh kredit sektor perdagangan, restoran, dan hotel yang mengalami perlambatan dari 3,64% (yoy) pada triwulan II 2018 menjadi 1,18% (yoy).

"Apabila ditinjau berdasarkan penggunaannya, penyaluran kredit perbankan Riau
pada triwulan laporan masih didominasi oleh kredit konsumsi dengan pangsa
43,33%. Sementara itu, kredit modal kerja dan investasi menempati urutan kedua
dan ketiga dengan pangsa masing-masing sebesar 32,06% dan 24,61% dari total
kredit," jelasnya. (wan)