Pengusaha Walet Harus Bayar Pajak

No comment 49 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Memasuki awal tahun 2019 ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Pekanbaru harus bekerja keras dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai bidang usaha sesuai Peraturan Daerah yang sudah ditetapkan Pemko.
Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah dari fraksi Gerindra.
Disampaikannya, salah satu upaya untuk meningkatkan PAD kota Pekanbaru 2019 ini, dinas terkait harus bisa meningkatkan sektor pajak usaha, terutama bagaimana menarik pajak sarang burung walet yang masih marak di kota Pekanbaru ini.
“Sejak Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Sarang Burung Walet Kota Pekanbaru disahkan, kita melihat pajak sarang burung walet selalu nihil. Artinya, apakah Perda ini sudah mandul atau apakah Perda ini tidak dijalankan sama sekali atau diduga ada oknum yang bermain dalam memungut pajak walet ini," kata Politisi Partai Gerindara ini.
Untuk itu, dia meminta Bapenda Pekanbaru untuk melakukan pendataan usaha burung walet yang ada di kota Pekanbaru ini, serta memanggil pemilik usaha burung walet untuk diberikan sosialisasi tentang peraturan daerah yang ada.
“Sehingga pengusaha walet tidak ada alas an lagi untuk tidak membayar pajak. Apalagi harga hasil burung walet sekarang ini sudah tinggi,” ungkap Fathullah, Rabu (16 /1/2019).
Fathullah menambahkan, jangan ada alasan lagi Bapenda kota Pekanbaru tahun ini mengatakan kesulitan menemui pemilik dan sebagainya. Bagi pemilik usaha burung walet tidak juga mau membayar pajak dari usaha burung waletnya, dirinya minta Bapenda menyegel usaha burung walet tersebut.
"Jangan seenaknya saja membuka usaha dan mencari untung saja di kota Pekanbaru ini, tetapi kewajiban untuk membayar pajak tidak mau," ungkap Fathullah. (wan)