Penerimaan Siswa Baru, Ratusan Siswa Mendaftar Ke SMPN 2 Payakumbuh


banner 160x600
Women face

Payakumbuh,--- SMPN 2 Payakumbuh yang beralamat di Jalan Prof.DR. Hamka No. 22, Kaning Bukit Kelurahan Tigo Koto Dibaruah Kec. Payakumbuh Utara Kota Payakumbuh, tampak dikunjungi oleh ratusan siswa berbagai SD di Kota Payakumbuh didampingi oleh walimurid untuk mendaftar masuk ke SMP tersebut guna melanjutkan pendidikannya, Senin (25/06).

Setidaknya ada 4 loket PPDB disiapkan pihak sekolah dan dibantu pengurus OSIS, untuk melayani kelancaran pendaftaran calon peserta didik baru tersebut dengan menerapkan PPDB sistem zonasi.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Siak MoU dengan PT RAPP

Kepala SMPN 2 Payakumbuh, Desfiwati yang akrab disapa Ummi mengatakan SMPN 2 Payakumbuh untuk tahun ajaran ini akan menerima siswa sebanyak 8 lokal, dengan jumlah murid per lokalnya sebanyak 32 orang siswa.

" Dalam penerimaan calon peserta didik baru ini, SMPN 2 Payakumbuh merujuk kepada Permendikbud Nomor 14 tahun 2018. Penerapan sistem zonasi sebagaimana kita merujuk kepada Perwako Payakumbuh Nomor 55 Tahun 2018 tertanggal 22 Juni 2018, sebagaimana telah disosialisasikan dalam berbagai rapat dinas di internal Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Kita membuka 4 loket PPDB dengan bandingan 90 : 10. Loket I adalah untuk siswa yang ber-SD di kelurahan Tigo Koto Dibaruah dan Kelurahan Tigo Koto Diateh, Loket II adalah untuk siswa ber-SD di kelurahan Ikua Koto Dibalai dan Kelurahan Balai Tangah Koto. Sedangkan Loket III adalah untuk siswa ber-SD di kelurahan Ompang Tanah Sirah dan Kelurahan Napar.Sementara untuk siswa di luar rayon sebanyak 10 % adalah di Loket IV. Terkait persyaratan PPDB di SMPN 2 Payakumbuh telah kita pajang di papan pengumuman,"ujarnya.

Dirinya bersama pihak sekolah sangat setuju dengan kebijakan pemerataan siswa yang diterapkan pada tahun ini. Dirinya berharap dengan sistem zonasi ini akan terwujud sebuah pemerataan mutu pendidikan, sehingga tidak ada lagi penumpukan siswa di satu sekolah.

"Manfaatnya sistem ini sangat banyak, salah satunya adalah walimurid ikut memakmurkan sekolah yang ada di kampungnya disamping akses ke sekolah juga dekat, serta tidak akan ada penumpukan murid dalam satu sekolah ,"pungkas Desfiwati Ummi.

Sementara itu, salah seorang walimurid yang anaknya sekolah di SDN seputaran SMPN 2 Payakumbuh yang berdomisili di kelurahan Tanah Mati Kec. Payakumbuh Barat harus menerima dengan lapang dada anaknya mendaftar di Loket IV.

" Ya Pak anak saya SD di Balai Gurun, namun karena kami kini tinggal di Tanah Mati dan Kartu Keluarga kami sudah warga Tanah Mati. Kami mendaftar di Loket IV sebagai luar rayon. Tapi tak apalah yang penting anak kami bisa sekolah di SMPN 2 Payakumbuh ini. Besar harapan kami anak kami bisa sekolah disini, karena kampung halaman juga disini. Tapi kami ngontrak di Tanah Mati," ungkap si Bapak.

Bukan hanya dari Kota Payakumbuh, calon peserta didik baru di SMPN 2 Payakumbuh juga tampak dari berasal dari Kab. 50 Kota, seperti dari Kec. Payakumbuh, Kec. Mungka, Kec. harau dan Kec. Pangkalan. (ton)