Pemkab Kepulauan Meranti akan Buka Penerimaan CPNS

No comment 30 views

banner 160x600
Women face

SELATPANJANG (WNC) - Pemkab Kepulauan Meranti pada tahun ini akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Penerimaan CPNS 2018 ini diprioritaskan bagi tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan guru.

Sekretaris BKD Kepulauan Meranti Bakharuddin mengatakan, sebelumnya, saat pertemuan dengan pihak KemenpanRB di Batam beberapa waktu lalu, diajukan kuota lebih 800 orang. Namun saat itu belum menemukan berapa angka (kuota yang disepakati), dimana kuota yang diajukan terlebih dahulu dibahas di Jakarta.

Baca Juga: KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

Pada tanggal 18 Mei 2018, BKD se Riau mengadakan pertemuan dengan pihak kementerian yang difasilitasi BKD Riau di Pekanbaru. Dalam pertemuan itu, usulan dari kabupaten kota diminta dikurangi, termasuk Kepulauan Meranti.

Kata Bakharuddin lagi, setelah usulan lebih 800 diminta dikurangi, Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan kuota sebanyak 248 orang. Dengan rincian, 66 guru, 62 tenaga kesehaan, dan 120 tenaga teknis. "Ini belum angka final, tentu orang Kemenpan akan mempertimbangkannya," kata Bakharuddin.

"Kita sudah emailkan ke provinsi, di sana akan direkap total kebutuhan se Riau lalu dikirim ke pusat. Kemenpan uang aman memperoses kita masih menunggu. Mudah-mudahan tidak beranjak dari angka yang kita usulkan itu," tambah Bakharuddin, dilansir goriau.com.

Untuk formasi guru, akan diprioritaskan guru SD (bidang studi atau guru kelas) Agama dan Penjas. Sedangkan guru SMP diprioritaskan MTK, IPA, dan Bahasa Inggris.

Tenaga kesehatan perawat dan dokter akan ditempatkan di kecamatan dan rumah sakit umum daerah (RSUD). Sedangkan tenaga teknis akan diperbanyak di Dinas Perhubungan, Dinas Perkebunan, Pertanian, dan Dinas PU.

Di lain tempat, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi didampingi Kepala BKD Alizar, Kabid Mutasi Heri Saputra SH dan Kabid Inka Said Sholahuddin mendatangi KemenpanRB di Jakarta, Rabu (23/5/2018). Salah satu yang menjadi bahasan saat itu adalah kebutuhan pegawai di kabupaten yang berbatasan langsung dengan negeri jiran Malaysia tersebut. (wan/swl)