Pasca Aksi Terduga Teroris, Plt Walikota Pekanbaru Keluarkan Edaran



banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Pasca aksis penyerangan Mapolda Riau oleh sekelompok orang terduga teroris, Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengeluarkan Surat Edaran. Surat edaran Nomor: 100/Potda-317/V/2018 tersebut diantaranya membatalkan pelaksanaan tradisi Potang Belimau yang semula akan dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan pada Rabu (16/5/2018).

Dalam surat edaran resmi tersebut, Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, meminta kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru untuk tetap tenang, dan menghindari tempat-tempat keramaian yang ada di Kota Pekanbaru. Masyarakat diingatkan juga untuk tetap mewaspadai hal-hal di sekitar lingkungan masing-masing yang mencurigakan dan berindikasi dapat mengancam situasi keamanan. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada pihak berwenang.

"Selain itu kepada seluruh Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Pekanbaru diminta untuk meningkatkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), dengan melaksanakan tamu wajib lapor 1x 24 jam kepada RT/RW setempat, serta melaporkan setiap orang atau kejadian yang mencurigakan kepada pihak yang berwenang secara berjenjang (Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas)," isi imbauan surat resmi tersebut.

Selain itu, menyikapi situasi dan kondisi keamanan terkini di Kota Pekanbaru, diminta perhatian seluruh pemuka agama di Kota Pekanbaru untuk ikut serta secara aktif mengajak jemaah dan atau pengikutnya, agar mendoakan Kota Pekanbaru Smart City Madani senantiasa dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

Diberitakan sebelumnya, Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menggelar tradisi potang balimau atau petang megang yang dipusatkan di depan rumah tuan kadi, Rabu (16/5/2018) dibatalkan. Hal ini setelah terjadinya penyerangan Mapolda Riau di jalan Sudirman Pekanbaru pagi tadi.

"Mengingat keselamatan masyarakat banyak dan situasi Pekanbaru yang sedang tidak kondusif, maka acara petang megang menyambut bulan ramadan tahun ini dibatalkan," kata Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi.

Ditambahkan Plt Wako, untuk pembatalan acara petang megang pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.

"Iya, untuk memastikan acara sore nanti, kita langsung berkoordinasi dengan Plt Gubernur Riau. Dan arahan dari beliau, dibatalkan," pungkasnya. (wan)