Pasa Harau Art Culture Festival Kembali Digelar

No comment 63 views

banner 160x600
Women face

Limapuluh Kota,--- Untuk ketiga kalinya, Pasa Harau Alt Culture Festival kembali digelar di Kabupaten Limapuluh Kota. Festival yang menyuguhkan ragam kebudayaan masyarakat sekitar Objek wisata Lembah Harau, permainan tradisonal hingga pertunjukan musik akustik ini dibuka, Sabtu (14/7) kemarin.
 
Hadir pada pebukaan itu, Perwakilan Kementrian Pariwisata Maspuro, Irjen Kebudayaan Suherman, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda da Olahraga, Hj Negsih, penggiat Pasa Harau, Tokoh adat serta undangan lainnya termasuk wisman dari berbagai negara.
 
Maskuro, selaku perwakilan dari Kementrian Pariwisata mengungkapkan pihaknya mendukung dan mengapresiasi pengelaran Pasa Harau dan Culture Festival yang sukses digelar untuk ketiga kalinya. Menurutnya, kegiatan ini sangat mendukung perkembangan wisata di daerah itu, karena kegiatan yang sangat berbeda ini akan menarik minat wisatawan mancanegara menuju objek wisata Lembah Harau.
 
"Dengan adanya pergelaran yang mengangkat seni dan budaya di lokasi wisata alam yang indah ini, akan menjadi daya tarik tersendiri wisatawan mancanegara untuk berwisata. Seperti kita ketahui 60 persen wilayah indonesia sangat kaya dengan keindahan alamnya, terimakasih atas komunitas masyarakat nagari dan pemerintah daerah yang telah menyiapkan pergelaran ini dengan baik, "ujarnya.
 
Dalam kegiatan ini, pengunjung dan wisatawan yang menjadi peserta akan diajak terlibat langsung menjadi bagian dalam kegiatan kebudayaan masyarakat di Lembah Harau. Seperti tahun sebelumnya, Maskuro berharap festival kali ini dapat menjadi pasar seni dan budaya di Lembah Harau.
 
Kesempatan itu, dirinya juga meminta kegiatan ini semakin dikembangkan setiap tahunnya, sehingga festival tradisi anak nagari ini semakin menarik untuk dilihat, yang sangat berdampat terhadap kemajuan wisata. Dirinya juga mengapresiasi pemerintah daerah yang terus fokus mengembangkan wisata di daerah itu.
 
"Kita lihat telah ada pembangunan pelebaran jalan menuju objek wisata, ini bukti Pemkab serius mengembangkan wisatanya. Mudah-mudahan dengan semakin berkembangnya wisata lembah harau semakin meningkatkan kesejateraan masyarakat,"sebutnya.
 
Senada perwakilan kementrian Kebudayaan, Suherman dalam sambutannya juga mengapresiasi festival anak nagari itu, menurutnya masyarakat bersama pemerintah daerah telah mengambil perannya dalam menjaga dan mengangkat kebudayaan yang dikemas secara menarik.
 
"Kita yakin, Festival Pasa Harau Art and Culture Festival ini mampu menyedot kunjungan wisatawan limapuluh Kota, dengan rangkain kegiatan kebudayaan didalamnya,"tuturnya.
 
Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan, Pasa Harau Art and culture festival ini merupakan salah satu event andalan Limapuluh Kota dalam menarik kunjungan wisatawan. 
Kegiatan ini memberdayakan anak nagari dan penggiat seni lainnya yang melibatkan seluruh wisatawan didalamnya untuk dijadikan sebagai hiburan rakyat yang patut untuk dikunjungi.
 
"Terimakasih kepada panitia yang ikut mensukseskan kegiatan ini, mudah-mudahan dengan ketiga kalinya digelar Pasa harau ini semakin meningkatkan kunjungan wisatawan kita dan dapat memperkenalkan keanekaragaman seni dan budaya minangkabau di Kabupaten Limapuluh Kota,"ujarnya.
 
Terkait perkembangan wisata sebut Irfendi, pihaknya terus fokus mebenahi infarstruktur jalan yang saat ini menjadi keluhan masyarakat," Alahamdulillah saat ini proses pelebaran jalan sudah mulai dilakukan, kita harap dengan memabiknya infrastruktur jalan dan berbagai rangkain kegiata seperti  festival pasa harau, lebih mempromosikan wisata kita kedunia internasional, sehingga perekonomian masyarakat semakin meningkat,"pungkasnya.
 
Untuk tahun ini, pergelaran Festival pasa Harau tidak lagi digelar di kawasan wisata lembah harau, dimana sebelumnya dilaksanakan di lokasi Aie Terjun Aka Berayun, kali ini dipusatkan  di Lapangan Bola Nagari Harau sesuai dengan konsep Pasa Harau Alt Culture Festival mendekatkan masyarakat nagari Harau sebagai pendukung utama. (ton)