Nilai Impor Riau Meningkat 64,12 Persen Sepanjang Januari-Mei 2018


banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Periode Januari-Mei 2018, nilai impor Riau mencapai US$ 727.38 juta atau mengalami kenaikan sebesar 64,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang besarnya US$ 443.20 juta.

"Peningkatan impor ini disebabkan oleh naiknya impor migas dan impor non migas masing-masing sebesar 33,42 persen dan 73,56 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) perwakilan Provinsi Riau Aden Gultom, Rabu (11/7/2018).

Baca Juga: Pengusutan Kasus Laporan Edy Suryanto Belum Tuntas

Impor non migas selama Januari-Mei 2018 didominasi oleh mesin-mesin/pesawat mekanik US$ 222.46 juta (37,81 persen), kemudian pupuk sebesar US$ 113.05 juta (19,22 persen), bubur kayu (pulp) US$ 55.50 juta (9,43 persen), serta bahan kimia organik US$ 29.15 juta (4,95 persen) dengan kontribusi keempatnya mencapai 71,42 persen.

Namun, khusus Mei 2018 nilai impor hanya US$ 152.04 juta. Angka ini mengalami penurunan sebesar 12,33 persen dibanding nilai impor April 2018 yang mencapai US$ 173.42 juta.

"Penurunan ini disebabkan oleh turunnya impor migas sebesar 47,88 persen, meskipun impor non migas naik sebesar 8,20 persen," ujar. (wan)