Mahasiswa UIN Demo Rektor Atas Dugaan Lakukan Kekerasan

No comment 136 views

banner 160x600
Women face

 PEKANBARU (WNC) - Sejumlah mahasiswa dari  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau melakukan aksi demo yang ditujukan kepada rektor yang baru saja dilantik, Prof Ahmad Mujahidin, Jumat (27/07/2018). Aksi demo di kampus madani yang terletak di jalan HR Soebrantas itu atas dugaan perlakuan kekerasan pada mahasiswa baru.

Menteri Hukum dan HAM BEM UIN Suska Riau, Haris Oky Adi Supinta mengatakan, srlain dugaan telah melakukan tindakan kekerasan terhadap mahasiswa baru, juga menyanyikan lagu mars Nahdlatul Ulama (NU) saat apel akbar.

Baca Juga: PA 212 Kutuk Aksi Banser NU Bakar Bendera Tauhid

"Aksi ini terjadi karena kami menolak adanya tindak kekerasan di dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Dimana kemarin itu ada mahasiswa yang ditampar oleh rektor sewaktu habis apel akbar, kemudian berlanjut pada hari ini saat pembukaan PBAK di Gedung PKM, ada mahasiswa yang disuruh push up serta dijambak karena rambutnya dinilai panjang. Padahal rambutnya pendek menurut kita," sebutnya.

Dilansir cakaplah.com, Haris juga mengatakan hingga kini belum ada klarifikasi dari rektor kepada massa pengunjuk rasa.

"Tadi katanya Rektor mau kasih klarifikasi, tapi hingga kini belum ada. Katanya habis Salat Jumat, kami ikuti maunya, tapi habis Salat Jumat Rektornya malah menghilang," tuturnya.

Tak hanya persoalan kekerasan perlakuan buruk Rektor terhadap mahasiswa baru, BEM juga menyoroti  adanya nyanyian mars Nahdlatul Ulama (NU) pada apel akbar kemarin, serta sikap rektor yang mengundang polisi berlaras panjang masuk kampus saat menghadapi unjuk rasa mahasiswa hari ini.

"Kami juga menyayangkan saat apel akbar kemarin siang juga ada nyanyian mars NU. Tidak seharusnya itu terjadi, kita independen. Kemudian rektor juga mengundang polisi berlaras panjang untuk menghadapi unjuk rasa kami hari ini, kan tidak seharusnya terjadi, apa begitu curiganya rektor sama kami, kami hanya menyampaikan aspirasi," cakapnya lagi.

Sementara itu, Rektor UIN Suska Riau Ahmad Mujahidin hinga berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi.

Seperti yang diketahui, Rektor Ahmad Mujahidin baru saja dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasyim (Suska) ada tanggal 2 Juli 2018 lalu. (wan)