Usai Tes Kesehatan Pilgub Riau 2018

Luar Biasa, Edy Nasution Mampu Jadi Khotib Sholat Jumat

No comment 33 views


banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Usai menjalani tes psikologi, Calon Wakil Gubernur Riau, Edy Afrizal Natar Nasution menyempatkan diri menjadi khatib di Masjid Taqwa Pasar Pusat Pekanbaru, Jumat (12/1/2018).
Ada beberapa pesan disampaikannya saat khutbah.

Pada kesempatan yang berharga itu, Edy menyampaikan pesan, bahwa sebagai manusia tidak boleh sombong. Dalam kehidupan ini tidak ada yang perlu disombongkan. Jadi khatib khotbah tadi, bukan yang pertama dilakukan Edy Nasution.

"Jabatan dan harta, itu semua titipan. Jadi apa yang perlu kita sombongkan. Hidup hanya sekali, pergunakan sisa waktu kita agar lebih amanah dan bijaksana," ujar anak watan Riau kelahiran Bengkalis ini.

Usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Taqwa bersama calon Gubernur Riau Syamsuar dan bersama Wan Abu Bakar, Edy Nasution tiba di RSUD Arifin Achmad untuk melanjutkan rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Mantan Komandan Batalyon 515/Kostrad tahun 1998 itu, sebelum menjabat sebagai Danrem 031/Wirabima, dirinya juga sempat mengemban amanat dalam berbagai penugasan dalam dan luar negeri.

Penugasan dalam negeri diantaranya, Operasi Timor timur 1985-1988 sebagai Komandan peleton pemburu, Operasi Timur Timur 1991 sebagai Komandan Kompi dan Operasi Pengamanan Perbatasan Papua - PNG tahun 2000.

Selain itu, dia juga pernah menyandang Inspektur Utama Itjen TNI (2010), Sekretaris Itjen TNI (2012), Inspektur Koditlat TNI (2015) dan Inspektur Umum Itjenad (2015).

Syamsuar - Edy Nasution mendapatkan dukungan sebanyak 13 kursi, 7 kursi dari PAN, 3 kursi dari Nasdem dan 3 kursi lagi dari PKS. Pasangan ini menjadi idola masyarakat Riau, mulai anak muda sampai orangtua.

Test Psikologi

Bakal calon wakil gubernur Riau, Edy Afrizal Natar Nasution mengaku tak ada masalah ketika mengikuti tes psikologi di RSUD Arifin Achmad, Jumat (12/1/2018). Ia mengatakan, tes psikologi sudah menjadi hal biasa baginya. Sebelumnya saat menjalani pendidikan di kemiliteran, dirinya sudah sering mengikuti ujian seperti ini.
"Kita sesuai arahan saja. Mulai ya mulai, kalau katanya belum mulai ya belum," ungkapnya.

Dikatakan putra Riau kelahiran Bengkalis ini, ada sekitar 200 lebih soal yang disiapkan dan semua bisa diisi. "Tadi ada tes menggambar juga, saya menggambar rambutan," jelasnya.

Usai menjalani tes Psikologi, Edy mengatakan dirinya juga menyempatkan diri menjadi Khatib di Masjid Taqwa Pasar Pusat Pekanbaru.

"Iya tadi memang sempat jadi khatib waktu sholat Jumat. Setelah itu makan di belakang Pasar Pusat bersama Pak Syamsuar. Kami makan di Ampera sekitaran masjid," ungkapnya.

Disinggung mengenai persiapan untuk mengikuti tes, Edy menjelaskan dirinya memang menyegerakan tidur malam.

"Sebenarnya saya juga tidur selalu cepat, cuma memang untuk persiapan tes tidurnya lebih cepat. Tak lupa, solat tahajjud yang memang juga sudah menjadi kebiasaan," ungkap Lulusan Akabri AD tahun 1984 ini. (wan)