LKBN Antara Biro Riau Beri Pelatihan Wartawan Menulis Berita Bahasa Inggris


banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Kemampuan berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris menjadi hal pentng bagi seorang wartawan terutama dalam menyajikan berita. Mengingat pentingnya hal itu, Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) Antara Biro Riau menggelar pelatihan menulis berita dalam bahasa Inggris yang diikuti leh pulahan wartawan di Provinsi Riau, Sabtu (02/12/2017).

Pelatihan ini diikuti puluhan wartawan dari berbagai media elektronik televisi, radio, cetak, dan online ini diselenggarakan di Hotel Premier Pekanbaru. Kegiatan pelatihan yang didukung oleh Perusahaan Bubur Kertas PT Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari Grup APRIL dan Perusahaan Migas PT Chevron Pasific Indonesia itu disampaikan oleh dua narasumber berkompeten.

Baca Juga: KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

Keduanya masing-masing, Rahmad Nasution yang merupakan Manajer Berita Bahasa Inggris di LKBN Antara. Kedua Teguh Rachmanto yang telah berpengalaman menjadi jurnalis di luar negeri diantaranya di New York, Amerika Serikat yakni Businessweek dan Newsweek, dan juga merupakan pendiri dokterdigital.com.

Kepala Biro LKBN Antara Biro Riau, Maswandi menyampaikan Rivera saat ini penting untuk mempunyai kemampuan bahasa asing, paling tidak Bahasa Inggris. Khusus untuk media online di internet bisa mencapai semua belahan dunia.

"Tapi tidak banyak yang membuat dan menulis berita Inggris, sementara Riau punya sumber daya alam dan energi yang sering tersentuh isu lingkungan. Diharapkan agar jurnalis di Riau juag mampu berakselerasi dalam isu lingkungan," ujarnya.

Atas dasar itulah, lanjutnya Antara termotivasi mengadakan pelatihan menulis dalam Bahasa Inggris ini, khususnya dalam isu lingkungan. Diharapkan melalui pelatihan peserta bisa mengikuti dengan tuntas karena sangat berguna bagi jurnalis di Riau. "Karena ini yang pertama di Riau dan kami berharap media lainnya bisa menyelenggarakan hal serupa," sambungnya.

Selain meningkatkan kemampuan jurnalis, dengan menulis berita bahasa Inggris juga bisa meningkatkan pembaca. Untuk media daring, tentu juga berguna bagi ranking dalam situs pemeringkat atau bisa dapat iklan sehingga media bisa bertahan.

Sementara itu, Perwakilan perusahaan Deputy of communication RAPP, Indra Adrianto menyampaikan bahwa hubungan perusahaan dan media sangat penting.

"Kami dari perusahaan menginginkan jurnalis yang punya kompeten, tidak instan, dan tidak tahu kaidah jurnalistik. Perusahaan konsen pada perkembangan media mendukung acara agar bisa memberikan informasi yang benar sebagai ujung tombak berita," ucapnya.

Terkait pelatihan penulisan dengan bahasa Inggris, pihaknya sangat mendukung. Diharapkan media di Riau bisa bersaing secara global dengan media luar dengan adanya produksi berita berbahasa Inggris. (wan)

 

Ridwan Alkalam