KPID Wilayah Riau Dorong Lembaga Penyiaran Publik Lokal, RPK dan STV Menjadi BLUD


banner 160x600
Women face

 SIAK (WNC) - Bupati Siak H Syamsuar menerima Komisioner dan pengurus Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Daerah Wilayah Provinsi Riau, di ruang kerja Bupati Siak, Senin (7/8/2018). 

Bupati Siak H Syamsuar menyampaikan, dengan kunjungan yang dilakukan oleh pengurus Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Riau. Banyak masukan yang ia dapat, salah satunya tentang penguatan kelembagaan radio Pemkab Siak dan TV lokal.

Baca Juga: Pengamat Nilai BI Kehabisan Opsi dalam Stabilkan Rupiah

Media Siak TV dan Radio RPK saat ini sedang dalam proses kepengurusan perizinan. Jika media ini dapat dikelola secara profesional sehingga lebih berkualitas dan jangkauanya lebih meningkat. Tentu kan bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah Daerah kabupaten Siak

“Kita memiliki LPPL Radio dan Tv Siak, namun pelaksanaanya belum maksimal.  Harapan saya setelah media ini dilengkapi izinnya, kedepan akan bermanfaat baik bagi pemerintah daerah juga bagi masyarakat Siak,” tutur Syamsuar.

Syamsuar mengharapakan Dinas Infokom, dapat mencari bentuk pengelolaan media Radio dan Tv Siak ini, seperti Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) seperti yang telah sedang diterapkan RSUD Siak  Syamsuar mencontohkan, tujuannya agar dapat berdiri sendiri dan mendatangkan pemasukan bagi kas daerah.

“Kita menginginkan media pemerintah ini pengelolaannya dari LPPL menjadi BLUD, agar bisa mandiri tidak lagi bergantung dengan pemkab saja, namun dapat menambah profit bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Dijelaskan Syamsuar lagi, apalagi Kabupaten Siak salah satu tujuan wisata. Melalui media lokal, objek objek wisata yang ada dapat terekspos dengan baik. Serta Khasanah dan taradisi melayu dapat ditampilkan sebagai informasi dan hiburan tamu yang datang ke Kota Siak.

Sementara itu Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Riau H Falzah Surahman mengatakan, ia sangat mengapresiasi Pemkab Siak. Bukan saja berhasil membangun infrastruktur, tapi juga berhasil dalam membangun infrastruktur siaran, di Siak ini juga sudah selesai.

“Kita mendukung sepenuhnya media lokal, untuk tumbuh dan berkembang, bahkan lembaga penyiaran lokal, menjadi Badan Layanan Umum Daerah. Hanya saja radio perlu dilakukan evaluasi.

"Di Riau hanya Siak dan Indragiri Hulu saja salah satu menjadi Roll model khusus untuk lembaga penyiaran tv, karena tidak semua daerah yang memiliki izin tetap tv dan radio,” terang Falzah.

Kehadiran rombongan pengurus KPID Wilayah Riau yang berjumlah tujuh orang itu. Antara lain Wakil Ketua KPID Wulayah Riau Hisan Setiawan, Kordinator Bidang Kelembagaan M Asrar Rais, Koordinator Bidang isi siaran, Koordinator Bidang Perizinan Warsito, Isi Siaran Wide Munawir Rosa serta Isi Siaran Nopri Naldi. (rls/adi)