Korban Aksi Terduga Teroris, Wakapolda Riau Lepas Jenazah Ipda Auzar



banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Jenazah Ipda Auzar, korban penyerangan terduga teroris di Mapolda Riau dimakamkan di TPU Mayang Sari di Simpang BPG. Sebelumnya, jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Bambu Kuning II, Rejosari, Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau.

Dalam upacara tersebut, secara resmi keluarga almarhum menyerahkan jenazah Ipda Luar Biasa Anumerta H Auzar kepada kepolisian untuk dilakukan pemakaman secara kedinasan. Jenazah diterima langsung oleh Wakapolda Riau Brigjen HE Permadi yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Disampaikan Permadi bahwa secara instansi bahwa Polri merasa berduka dan kehilangan atas gugurnya Ipda Auzar dalam aksi penyerangan di Mapolda Riau jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu pagi tadi. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah memafkan seluruh kesalahan almarhum baik disengaja ataupun tidak.

"Kami semua juga mendoakan agar almarhum mendapat ampunan dan seluruh amal kebaikannya diterima di sisi-Nya," ujar Permadi, dilansir cakaplah.com.

Permadi juga menyampaikan terimakasih atas seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung almarhum secara materil maupun moril sejak awal bertugas hingga hari ini beliau wafat.

Setelah diselenggarakannya upacara pelepasan, jenazah dibawa ke Masjid Alhamdulillah dan setelah itu langsung dimakamkan.

Ipda Auzar di mata rekan-rekannya, adalah orang baik. "Beliau sangat baik, dan sering mengikuti kegiatan keagamaan yang diadakan Polda Riau," ujar Bripka Yola, yang pernah bertugas di Ditlantas Polda Riau.

Ipda Auzar sering mengaji di waktu-waktu luangnya. Dia muazin di Masjid Al Adli Polda Riau dan masjid atau musala lainnya.

Kebaikan Ipda Auzar juga diungkap Brigadir Riko. "Beliau rajin beribadah. Setiap acara keagamaan di Polda, beliau selalu dilibatkan," kata Riko.

Informasi dihimpun, sebelum ditabrak, Ipda Auzar sempat melaksanakan Salat Duha di masjid Polda Riau. Dia lalu berjalan ke arah pos penjagaan dekat gerbang keluar Mapolda Riau.

Ketika itulah melintas dengan kencang minibus BM 1192 RQ yang ditumpangi penyerang Mapolda Riau. Ipda Auzar ditabrak dan dia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau, Jalan Kartini Pekanbaru. "Kejadian sekitar pukul 09.05 WIB," kata seorang petugas di Polda Riau.

Dalam penyerangan itu, empat pelaku tewas. Dua polisi jadi korban pembacokan dan dua jurnalis ditabrak pelaku. Mereka masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. (wan)