Kerab Diisi Pensiunan Pejabat, BUMD Bukan Tempat Parkir

No comment 54 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Posisi strategis di jajaran Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selama ini sering diisi oleh pensiunan pejabat pemerintahan. Perusahaan daerah yang terkesan hanya dijadikan tempat parkiran mantan pejabat ini memicu perusahaan daerah tidak maju-maju alias jalan di tempat.

Kritikan ini dilontarkan Sekretaris Komisi III DPRD Riau yang salah satunya membidangi 'urusan' BUMD, Suhardiman Amby kpada media ini, Senin (4/2/2019).

Baca Juga: Pertina Kota Payakumbuh, Utus Tiga Atlet Tinju Ikuti Bupati Sijunjung Cup II 2019

"Kita tidak mau hanya sebagai tempat balas jasa, keluarga-kekuarga pejabat dan 'tempat parkir' para pensiunan ASN. Tapi betul-betul ditempatkan bagi orang-orang yang profesional, sehingga BUMD yang ada bisa beri kontribusi pada daerah. Bukan malah bergantung pada APBD," jelas Suhardiman Amby saat dikonfirmasi.

Menurut politisi Partai Hanura ini, pejabat yang akan menjabat di BUMD haruslah orang yang punya bidang ilmu atau pengalaman yang sesuai dengan core bisnis yang ada di BUMD tersebut. Sehingga, keberadaan dari pejabat yang akan memimpin BUMD itu akan bisa membuat BUMD berkembang dan maju.

"Kita ingin Komisaris itu punya inovasi dan kreatif dalam mengembangkan BUMD yang dikelolanya. Tidak hanya menerima apa yang sudah ada saja. Bisa melihat peluang bisnis yang akan dikembangkan. Sehingga BUMD akan bisa memberikan deviden bagi daerah," tambah Dapil Kuansing-Inhu ini lagi memberikan komentar.

Sebagaimana dimaklumi, belum lama ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengangkat Masperi Kasim resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Riau. Dimana Masperi memasuki masa pensiun selaku ASN dengan jabatan terakhir sebagai Asisten II Setdaprov Riau.
Pengangkatan telah melalui usulan pemegang saham, proses assessment di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan putusan RUPSLB dengan masa jabatan 2019-2023. (wan)