Kecam Kekerasan Aparat, HMI MPO Gelar Aksi Solidaritas di Polda Riau


banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Pekanbaru melakukan aksi solidaritas terkait terjadinya bentrokan mahasiswa dan aparat di Jakarta saat aksi refleksi 20 tahun Reformasi. Dalam aksi tersebut sebanyak tujuh mahasiswa jadi korban kekerasan aparat.

Aksi yang dilakukan HMI MPO Cabang Pekanbaru itu dengan menyampaikan orasi oleh perwakilan dari seluruh komisariat di lingkungan HMI Cabang Pekanbaru dan oleh para peserta aksi. Pembentangan spanduk besar yang bertuliskan ‘ HMI (MPO) Cabang Pekanbaru mengutuk tindakan represif POLRI‘ serta penyampaian orasi agar segera ditangkap pelaku tindakan represif tersebut.

Baca Juga: PA 212 Kutuk Aksi Banser NU Bakar Bendera Tauhid

“Tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap kawan kawan kami HMI (MPO) Cabang Jakarta ini sangat tidak berprikemanusiaan, polisi yang seharusnya mengamankan namun justru memicu kericuhan serta memukul dan menendang kepada saudara-saudara kami HMI Jakarta pada aksi di depan istana tanggal 21 Mei lalu, ini menunjukkan polisi tidak profesional” terang korlap aksi, Haris Oky Adi Supinta saat menyampaikan orasi di lokasi, Jum'at (25/5/2018)

Menurutnya, Perkapolri Nomor 9 Tahun 2008 tidak dilakukan pada saat melakukan pengamanan aksi yang dilakukan tersebut. “Aksi kami kali ini adalah sebagai bentuk solidaritas dan juga menyampaikan petisi yang kami bawa agar disampaikan oleh Bapak Kapolda Riau kepada POLRI dengan harapan agar oknum tersebut segera ditindaki,” jelasnya.

Sementara itu, Formatur HMI MPO Cabang Pekanbaru, Dian Aksara menyatakan, “bahwa tindakan yang dilakukan aparat kepolisian di depan istana tidak wajar, karena sampai melukai 7 aktifis HMI Cabang Jakarta pada tanggal 21 mei 2018 lalu. Maka dari itu atas dasar Intruksi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam dan atas dasar rasa persaudaraan kami melakukan aksi solidaritas dan menuntut kepada kapolri agar masalah ini diusut tuntas dan kami menyampaikan melalui email Polda Riau dan dikirim ke mabespolri,” jelas Dian Aksara.

Sebab itu, ia berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas dugaan tindakan kekerasan yang menimpa kader HMI MPO Cabang Jakarta. “Kami juga meminta kepada para pimpinan kepolisian untuk meningkatkan sikap profesionalitas anggotanya demi mencegah terulang kembali kejadian tersebut,” tandasnya. (rls)