Jelang Hari Jadi Kota Payakumbuh, Pemko Payakumbuh Gelar Berbagai Kegiatan Kesenian dan Kebudayaan


banner 160x600
Women face

Payakumbuh,-Pemerintah kota Payakumbuh bakal menggelar berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan jelang Peringatan Hut Kota Payakumbuh pada tanggal 17 Desember 2018 mendatang, . Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman melalui Kepala Bidang Kebudayaan Kota Payakumbuh, Nirdawati dihadapan wartawan saat menggelar konferensi pers, beberapa waktu yang lalu di salah satu Restoran di Kawasan Ngalau Indah Kelurahan Pakan Sinayan Kecamatan Payakumbuh Barat.
 
Nirdawati juga mengatakan bahwa kegiatan puncak nantinya akan digelar pada saat peringatan Hut Kota Payakumbuh tanggal 17 Desember. Beberapa rangkaian kegiatan tersebut, Payakumbuh Baralek Gadang, Festival Batuang, Payakumbuh Alek Silek, Payakumbuh Literary Festival yang akan mendatangkan 20 orang sastrawan Nasional serta berbagai kegiatan lainnya.
 
" Iya, untuk November hingga Desember tahun ini kegiatan kita sangat padat. Selain TdS, Porprov juga banyak rangkaian kegiatan kesenian dan Kebudayaan yang akan kita gelar bekerjasama dengan Kementrian Pendididkan dan Kebudayaan serta Balai Pelestarian Cagar Budaya Propinsi Sumatera Barat dan berbagai pihak lainnya." sebutnya. 
 
Nirdawati juga menambahkan, dalam ulang tahun Kota Payakumbuh ke-48 tersebut bakal digelar Payakumbuh Alek Silek dimana para peserta yang juga berasal dari luar negeri akan diinapkan dirumah Gadang di Kelurahan Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan. " Peserta kegiatan Alek Silek ada yang berasal dari luar negeri, dan mereka akan kita inapkan dirumah Gadang." 
 
Selain Payakumbuh Alek Silek, beberapa waktu sebelumnya Payakumbuh juga menggelar Festival Silek Internasional, namun karena kondisi bencana gempa yang terjadi di Indonesia, peserta luar Negeri enggan datang dengan alasan keamanan. 
 
Sementara, Rothman "Ucok" Silitonga yang merupakan Direktur Festival dalam kegiatan Silat tersebut mengatakan bahwa peserta luar negeri dalam kegiatan Silat nantinya hanya eksebisi (penampilan) dan bukan ikut Festival. 
 
" Untuk jumlah peserta dalam kegiatan Silat kita perkirakan 160 orang, mereka tidak bertarung karena kita Silat tradisional dan hanya penampilan keserasian atau hanya Festival." ujarnya. (Ton)