Guru PAUD Siak Pertanyakan Sistem Pencairan Dana Insentif

No comment 50 views

banner 160x600
Women face

 SIAK (WNC) - Perwakilan guru PAUD yang ditunjuk menanyakan proses pencairan dana insentif dari pusat dan kendala lainnya. Himpaudi kabupaten dan kecamatan meminta waktu untuk audiensi dengan Wakil Bupati Siak serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak.

Hal ini terungkap saat acara Aksi Gerakan Seribu Rupiah yang ditaja Himpaudi Kabupaten Siak, Rabu (9/1) lalu.

Baca Juga: Citilink Berikan Fasilitas WiFi Gratis di Ketinggian 35.000 Kaki

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan sebaiknya dinas terkait segera melakukan sosialisasi untuk menjelaskan terkait masalah pencairan dana insentif tersebut.

Menurut Alfedri, di zaman serba online ini pengurusan administrasi seperti NPWP tenaga pengajar maupun NUPTK guru Paud bisa di permudah.

Selanjutnya ia siap untuk melakukan audiensi dengan pengurus Himpaudi kabupaten dan kecamatan. "Demi kepentingan dan kebaikan bersama atur saja jadwalnya" ujar Alfedri bersemangat.

Lanjut Alfedri, kalau ada yang baik-baik apa salahnya, kalau perlu ATM aja (amati tiru dan modifikasi), untuk kebaikan Negeri Istana.

Mewakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Salmiati menjelaskan untuk pencairan dana insentif operasional, guru PAUD harus melengkapi semua ketentuan yang telah diatur oleh kementerian terkait.

"Karena dana ini dari pusat, tentu ada persyaratannya seperti NPWP dan NUPTK dan ini mutlak haru dilengkapi " terang Salmiati.

Ia menambahkan jumlah guru penerima insentif (Guru KB/TPA) Tahun 2018 sebanyak 140 orang. Data diambil dari Dapodik dan kuota penerima yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

NUPTK ini sangat penting kata dia, karena NUPTK adalah nomor unik yang menjadi identitas bagi pendidik dan tenaga pendidik baik itu yang bertugas di sekolah swasta maupun sekolah berplat merah (Negeri). (rilis/adi)