Dugaan Suap Dana Perimbangan APBN-P 2018

Bupati Kampar dan Walikota Dumai Dipanggil KPK

No comment 81 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Kampar, Azis Zaenal, dan Walikota Dumai, Zulkifli As. Mereka jadi saksi kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah RAPBN-P tahun anggaran 2018.

"Keduanya hari ini kita panggil," ucap Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah, dilansir cakaplah.com, Selasa (7/8/2018).

Baca Juga: Pengamat Nilai BI Kehabisan Opsi dalam Stabilkan Rupiah

Febri mengatakan, Azis Zaenal dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Amin Santoso, anggota Komisi XI DPR RI. Sementara, Zulkifli As sebagai saksi untuk tersangka Yaya Purnama.

"Aziz Zaenal, Bupati Kampar diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AMN sedangkan Zulkifli As, Walikota Dumai, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka YP," kata Febri.

Informasi dihimpun, Walikota Dumai memenuhi panggilan tersebut, sementara Bupati Kampar belum datang. "Nanti diupdate lagi ya," kata Febri.

Sebelumnya pada 25 Juli 2018, Zulkifli As, pernah dipanggil KPK untuk jadi saksi. Namun, dia tidak datang hingga KPK kembali mengagendakan pemeriksaan hari ini.

Yaya Purnomo yang merupakan mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

Dalam kasusnya, Yaya diduga menerima suap agar meloloskan dua proyek Dinas PUPR dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, agar masuk dalam APBNP 2018. Namun, penyidik menduga ada pemberian lain kepada Yaya terkait proyek di daerah lain.

Kasus ini terungkap ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Yaya. Dalam kasus ini, KPK menduga Yaya bersama anggota Komisi XI DPR Amin Santoso, dan seorang pihak swasta bernama Eka Kamaludin, menerima suap Rp 500 juta dari seorang kontraktor bernama Ahmad Ghiast.

Sebelumnya, KPK juga memeriksa dua orang saksi dari Kabupaten Kampar. Mereka adalah Ajudan Bupati Kampar, Auliya Ulillah Usman dan Kepala Bappeda Kampar, Azwan. (wan)

 

Dikutip dari: cakaplah.com