Syamsuar Ajak Masyarakat Sukseskan Event Olahraga Tertinggi Asia

Api Obor Asian Games 2018, Penghormatan Bagi Siak

No comment 141 views

banner 160x600
Women face

SIAK (WNC) - Kota Siak merupakan salah satu dari 53 kota yang ada di Indonesia yang akan dilalui api obor Asian Games 2018. Sebuah penghargaan bagi Kabupaten Siak atas dipilihnya sebagai salah satu daerah yang akan dilalui api obor Asian Games yang diambil dari India tersebut.

Penghormatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bupati Siak H Syamsuar MSi yang tak lama lagi akan menjabat selaku Gubernur Riau 2019. Kebahagiaan yang dirasakan bukan saja dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten Siak, juga kebahagian masyarakat, karena salah satu kota yang diperhitungkan dari 53 kota di Indonesia yang dilewati api obor Asean Game adalah Kota Siak.

Baca Juga: Pengamat Nilai BI Kehabisan Opsi dalam Stabilkan Rupiah

"Ini menjadi pembuktian kalau Siak merupakan salah satu kota yang diperhitungkan di Indonesia. Buktinya, Siak dipilih sebagai salah satu lokasi yang dilewati api obor Asian Games," ujar Syamsuar, Selasa (24/7/2018).1532985370-Wartanesia-00 - syamsuar bahagia api obor

Dikatakan, momentum ini tentunya akan menjadi sarana promosi daerah di berbagai bidang, terutama sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur. Artinya, Kota Siak akan menjadi salah satu daerah yang tak hanya dikenal dan dilihat Pemerintah Pusat, namun juga dari berbagai negara di Asia.

"Ini menjadi nilai tersendiri bagi Pemkab Siak. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat mendukung suksesnya Asian Games. Mari kita sambut rombongan pembawa obor kirab dengan keramahan dan sopan santun. Kita tunjukan Siak sebagai kota berbudaya Melayu,” ajaknya.

Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang tahun 2018 itu diharapkan mampu menjadi ajang promosi daerah di berbagai bidang, terutama sektor pariwisata dan sektor pembangunan infrastruktur. Artinya, Kota Siak sudah cukup dikenal oleh pemerintah pusat dan negara Asean tentunya.1532985849-Wartanesia-00 - Rapat persiapan penyambutan obor Asian Games di Pekanbaru

Oleh karena itu, Syamsuar mengajak segenap masyarakat mendukung suksesnya Asian Games ini. "Mari kita sambut dengan keramahan sopan santun sebagai kota yang berbudaya melayu ini," ajaknya.

Pada helat yang besar ini Syamsuar juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Siak khususnya lebih meningkatkan ketaqwaan kita kepada sang pencipta, saling bahu membahu membangun daerah dan menjaga persatuan dan kesatuan, harapnya.

Ungkapan rasa haru dan bangga atas perjalanan lintasan api obor sian Games melalui Siak, juga dilontarkan tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Siak H Zahari.1532986038-Wartanesia-00 - Foto Berita

"Ini luar biasa kita syukuri , banyak nilai plus yang akan kita peroleh, salah satunya promosi daerah dan ternyata Kota Siak yang sudah beberapa kali menyandang predikat kota kecil terbersih di Indonesia dan puluhan penghargaan yang diperoleh oleh Kabupaten Siak, sudah sangat dikenal pula oleh pemerintah pusat dan daerah lain di indonesia bahkan manca negara," ucap Zahari.

Momen ini katanya menjadi pembuktian kalau Siak merupakan salah satu kota yang diperhitungkan di Indonesia. Buktinya, Siak dipilih sebagai salah satu lokasi yang dilewati api obor Asian Games.

Dikatakan, momentum ini tentunya akan menjadi sarana promosi daerah di berbagai bidang, terutama sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur. Artinya, Kota Siak akan menjadi salah satu daerah yang tak hanya dikenal dan dilihat Pemerintah Pusat, namun juga dari berbagai negara di Asia.

"Ini menjadi nilai tersendiri bagi Pemkab Siak. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat mendukung suksesnya Asian Games. Mari kita sambut rombongan pembawa obor kirab dengan keramahan dan sopan santun. Kita tunjukan Siak sebagai kota berbudaya Melayu,” ajaknya.

Tampilkan Pertunjukan

Menyambut kedatangan api obor Asian Games ini, Pemkab Siak telah menyiapkan penampilan kesenian Melayu, saat kirab obor Asian Games mampir ke Kota Siak. Sesuai jadwal, api obor Asian Games itu akan mampir ke Siak pada 1 Agustus mendatang. Berbagai prosesi penyambutan akan dipusatkan di depan Istana Siak.1532986419-Wartanesia-00 - Atraksi api obor

Beberapa pertunjukan yang telah disiapkan antara lain persembahan tarian Melayu dan pemberian tanjak (ikat kepala khas Melayu). Selanjutnya, menjelang tengah malam sekitar pukul 22.00 WIB, obor Asian Games akan dibawa bersama-sama oleh atlet yang didampingi Bupati Siak, Kapolres, dan unsur Forkopimda dari depan Istana Siak hingga Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Seperti diketahui, dua tempat itu adalah ikon pariwisata Kabupaten Siak.

Riau merupakan jalur ke-27 yang dilewati api obor Asian Games setelah start pada 15 Juli 2018 dari Delhi, India. “Pada jalur ke-18, obor sudah masuk ke Indonesia,” ungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, Doni, Minggu 15 Juli 2018.

Sebelum menuju ke Pekanbaru, api bertolak dari Sumatera Utara pukul 14.00 WIB pada 1 Agustus dan mendarat di Lapangan Udara Roesman Nurdjadin. Di sana, obor langsung disambut Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman serta Forkopimda dan tarian persembahan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Fauzi Azmi, Senin 16 Juli 2018) membenarkan hal tersebut. "Dari Siak, obor Asian Games 2018 akan menuju Kota Pekanbaru dan menginap semalam di Gedung Daerah. Esoknya, obor akan diarak keliling kota," terangnya.

Dalam ajang paling bergengsi di Benua Asia tersebut, Sebanyak 24 atlet asal Riau dari berbagai cabang olahraga ikut tampil membela nama Indonesia. Mereka bertanding di enam cabang olahraga, yakni taekwondo, senam, dayung, sepak takraw, anggar dan renang.

Ratusan Atlet Berprestasi

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau menyiapkan sebanyak 40 atlet berprestasi untuk penyambutan api obor Asian Games 2018 yang direncanakan tiba di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau pada tanggal 1 Agustus 2018 mendatang.1532986512-Wartanesia-00 - Api obor Susi Susanti

Kirab api obor (torch relay) Asian Games 2018 di Riau sendiri akan berlangsung selama dua hari, terhitung mulai tanggal 1 Agustus hingga tanggal 2 Agustus 2018. Iring-iringan kirab api obor ini nantinya juga akan mengunjungi Negeri Istana Matahari Timur, Kabupaten Siak.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 40 atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga (cabor) andalan Riau untuk menyambut dan ikut serta dalam kirab api obor Asian Games 2018.

"Sesuai permintaan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, kita sudah siapkan 40 atlet berprestasi yang nantinya akan ikut dalam iringan kirab api obor Asian Games. Seluruhnya merupakan atlet berprestasi," kata Emrizal Pakis.
Ads
"40 atlet berprestasi ini terdiri dari sejumlah cabor, diantaranya cabor menembak, cabor atletik, cabor wushu, cabor takraw, cabor voli, cabor sepakbola, cabor kempo, cabor taekwondo dan cabor-cabor lainnya," lanjut Emrizal berbincang dengan GoRiau.com.

Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Doni Aprialdi menambahkan, selain 40 atlet yang disiapkan untuk menyambut dan ikut dalam iring-iringan kirab api obor Asian Games 2018 nanti, ada ratusan atlet Riau yang juga akan berpartisipasi.

"Selain 40 atlet ini, ada ratusan atlet serta penggiat olahraga di Riau akan berpartisipasi meramaikan kirab api obor Asian Games 2018 nanti. Pastinya, event ini akan berlangsung dengan meriah," papar Doni.

Sebelum tiba di Bumi Melayu, Riau, kirab api obor Asian Games 2018 akan lebih dulu berada di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dari sana, kemudian api Asian Games 2018 akan dibawa di Riau dengan disambut beragam tradisi khas Melayu.

Api Bermalam di Siak

Api obor Asian Games 2018 akan melintas di Provinsi Riau, pada 1 Agustus mendatang. Saat tiba nanti, rencananya api abadi tersebut bakal bermalam di Kabupaten Siak.

Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan pemda sudah bersiap menyambut datangnya rombongan pembawa Obor Asian Games di Bumi Lancang Kuning. "Kami sudah persiapkan agenda penyambutan Obor Asian Games 2018, nanti rencananya rombongan akan datang dari Medan 1 Agustus, dan saat tiba di sini akan langsung ke Kabupaten Siak," katanya Senin (30/7/2018).1532986584-Wartanesia-00 - Api obor bersama Susi Susanti

Wan Thamrin menjelaskan setelah dibawa ke Siak, rombongan pembawa obor akan bermalam atau menginap di Negeri Istana sampai keesokan harinya. Setelah itu pada 2 Agustus, perjalanan obor Asian Games akan dilanjutkan ke Kota Padang, Sumatera Barat.

Diketahui, Kapolri Jenderal M Tito Karnavian telah menegaskan seluruh jajarannya dimasing-masing Polda, untuk menciptakan kondusifitas, terutama jelang, saat hingga selesainya Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta. Sebab itu, Polda Riau pun sudah menyiapkan pengamanannya.

Apalagi Riau nantinya akan menjadi salahsatu daerah yang menjadi rute perjalanan api obor Asian Games. "Tugas kita, mengamankan pawai obor Asian Games 2018," ucap Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Minggu (15/7/2018) sore.

Pengamanan tersebut nantinya tidak hanya melibatkan kepolisian, namun juga TNI dengan tiga matra-nya. Pihaknya, terang Sunarto, saat ini tengah mempersiapkan strategi pengamanan yang akan diterapkan nanti, termasuk berapa jumlah personel yang diturunkan.

Keamanan tentunya sebagai jaminan utamanya. Dengan begitu, tamu Asian Games yang berkunjung merasa aman. "Kita tidak ingin para tamu batal datang karena situasi tidak kondusif. Kita mengajak masyarakat sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," yakin dia.

Tak hanya pengamanan api obor saja yang difokuskan, namun juga pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Ini sudah diwanti-wanti sejak awal, karena tentunya berpotensi menganggu Asian Games, apalagi sampai terjadi kabut asap.

Polda Riau sendiri sudah mengintruksikan seluruh Polres di kabupaten agar sigap melakukan antisipasi, jika di wilayahnya terjadi Karhutla. Sejauh ini, Riau masih aman dan Satgas yang tergabung di dalamnya terus melakukan pemantauan secara berkesinambungan.

Rencananya nanti obor Asian Games akan diarak setibanya di Riau, antara lain di Pekanbaru serta Kabupaten Siak. Obor tersebut start dari India pada 15 Juli 2018 dan melakukan perjalanan panjang sampai akhirnya tiba di Indonesia. Dari Riau, arak-arakan obor akan bertolak ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).1532986713-Wartanesia-00 - api obor asian games lagi

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Kamis, (19/7/2018) usai rapat bersama di Gedung Walikota Pekanbaru, terkait persiapan penyambutan api Asian Games tersebut.

Kemudian, pada tanggal 2 Agustus, jam 07.30 WIB, api Asian Games diarak menuju Gedung Gubernur Riau di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru, rombongan Inasgov, Forkopimda Riau dan Pekanbaru, Kabinda, KONI Riau dan Pekanbaru, jajaran DPRD Riau dan Pekanbaru, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, serta undangan lainnya akan turut mengarak api tersebut.1532986836-Wartanesia-00 - Logo Asian Games

Zulfahmi menerangkan, nantinya di halaman gedung gubernur Riau akan digelar juga berbagai acara seremonial diantaranya, tari - tarian, dan suguhan kuliner khas Negeri Lancang Kuning ini.
Api Obor kemudian di jadwalkan akan diarak lagi sepanjang Jalan Sudirman menuju Lanud Roesmin Nurjadin sekitar jam 10.30 WIB, dimana api akan diberangkatkan menuju Sumatera Barat (Sumbar).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengatakan, untuk menyambut api obor, Pemprov sudah melakukan koordinasi dengan Forkopimda. "Kita harap titik-titik yang menjadi lintasan api obor bisa mendapat dukungan dari pihak kepolisian," kata Ahmad Hijazi.

Menurut Ahmad, api obor tiba di Pekanbaru pada 1 Agustus sore, dan akan disambut di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru oleh Gubernur Riau dan Forkopimda Riau."Setelah itu api akan bertolak menuju Siak hingga malam. Saat disana kita serahkan sepenuhnya untuk kegiatannya oleh pemerintah setempat," tuturnya.

Menjelang tengah malam api obor akan kembali ke Pekanbaru untuk diinapkan semalam di Gedung Daerah Jalan Gajah Mada sebelum bertolak ke Puncak Lawang, Bukitting, Sumatera Barat Kamis (2/8).

Riau merupakan jalur ke-27 yang dilewati api obor Asian Games setelah start pada 15 Juli 2018 dari Delhi India, dan pada jalur ke-18 masuk provinsi di Indonesia. (adv)