1.399 Personil Polda Riau Amankan Mudik Lebaran Idul Fitri

No comment 62 views

banner 160x600
Women face

PEKANBARU (WNC) - Mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran 2018, sekitar 1.399 personil Polda Riau beserta jajarannya disiapkan. Kesiapan ini ditandai melalui Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muaratakus 2108 di Halaman Kantor Gubernur Riau Jl Jenderal Sudirman Pekanbaru, Rabu (06/06/18).

Kapolda Riau, Irjen Nandang menjelaskan, 1.399 personil ini gabungan dari seluruh jajarannya. Bahkan Polda Riau juga berkoordinasi dengan pihak TNI, Dishub dan juga Jasaraharja. "Kita juga mendapat bantuan dari organisasi-organisasi yang kita perkirakan jumlahnya mencapai 1.907 orang untuk pelaksanaan pengaman ini," katanya.

Baca Juga: PA 212 Kutuk Aksi Banser NU Bakar Bendera Tauhid

Ditambahkannya, pasukan ini nantinya akan disebar di seluruh jalur mudik khususnya di titik rawan macet dan titik rawan kecelakaan. Selain itu, pihaknya juga berupanya optimalkan pelayanan pada 3.097 Pos Pengamanan, 1.112 Pos Pelayanan, 7 Pos Terpadu, dan 12 Pos Check Point yang tersebar diberbagai wilayah.

"Potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis juga sebagai salah satu fokus kita. Untuk itu kita berharap para Kasatwil dapat mengambil langkah pre-emtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi tersebut,"terangnya.

Kapolda juga menekankan agar seluruh Kasatwil dapat terus menerus berkoordinasi dengan pihak Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya. Sementara khusus untuk antisipasi potensi aksi terorisme, Ia menekankan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas, melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror di seluruh Polda jajaran.

Bukan hanya jalur mudik saja, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri, serta aspek keselamatan personel pengamanan juga menjadi perhatian.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Rudy Safiruddin menambahkan jalur mudik yang menjadi prioritas utama adalah jalur Barat. Dimana menurutnya banyak pemudik yang memilih jalur ini sebagai jalur favorit. "Jalur ini juga merupakan jalur yang cukup rawan terjadi bencana alam dan kepadatan arus mudik," terangnya.

Rudi juga memaparkan, pihaknya juga mengantisipasi kepadatan arus mudik ini dengan mengarahkan ke jalur-jalur alternatif. "Kita juga gelar Pos Pelayanan dimana pos ini kita lengkapi dengan fasilitas memadai untuk para pemudik. Seperti rumah makan, tenaga medis, bengkel," jelasnya.

Dilansir riauterkini.com, untuk kondisi jalan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas PU dan instansi terkait. "Rata-rata jalan dapat dilalui namun kita tetap lakukan tempatkan personil. Kita juga akan langsung tindak tegas jika terjadi kriminalitas baik itu pungli dan sebagainya," tutupnya. (wan)